LEBAK (siberone.co.id) – Ketua DPRD Kabupaten Lebak, dr. Juwita Wulandari, menyerahkan langsung bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) Jalur Aspirasi dari Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Bonnie Triana, kepada para siswa di SDN 5 Muara Ciujung Timur (MCT), Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, pada Minggu (7/6/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Penyerahan bantuan ini menjadi bukti komitmen nyata dari sinergi kader PDI Perjuangan dalam mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak di daerah. Hadir dalam acara tersebut Kepala Sekolah SDN 5 MCT Ucu Sulasiah, jajaran dewan guru, serta perwakilan orang tua murid penerima manfaat.

Dalam penyaluran kali ini, bantuan terbagi menjadi dua kategori utama, yaitu:

• PIP Pemberian: Diserahkan kepada 95 siswa yang dananya sudah masuk ke rekening dan siap digunakan.

• PIP Nominasi: Diberikan kepada 36 siswa yang saat ini memasuki tahap aktivasi rekening untuk proses pencairan selanjutnya.

Dalam sambutannya, dr. Juwita Wulandari menyampaikan apresiasi mendalam kepada Bonnie Triana yang konsisten memperjuangkan hak pendidikan warga Lebak di tingkat pusat. Ia juga menyampaikan permohonan maaf sekaligus titip salam hangat dari Bonnie Triana yang berhalangan hadir secara fisik karena padatnya agenda kerja kedewanan.

“Sinergi antara pusat dan daerah ini sangat penting. Bantuan PIP Aspirasi ini harus digunakan sepenuhnya untuk kebutuhan sekolah anak, seperti buku, seragam, dan perlengkapan lainnya. Bapak Bonnie memastikan akan terus memperjuangkan penambahan kuota beasiswa di masa mendatang agar semakin banyak anak-anak di Lebak yang terbantu,” ujar Juwita.

Suasana haru sekaligus bahagia menyelimuti acara saat perwakilan wali murid, Dian Usmahati, maju memberikan testimoni. Ia mengaku bantuan ini sangat meringankan beban ekonomi keluarga kecil mereka.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bonnie Triana dan Ibu dr. Juwita Wulandari. Bantuan ini sangat berarti bagi kami rakyat kecil agar anak-anak bisa terus sekolah tanpa bingung memikirkan biaya seragam dan buku,” ungkap Dian dengan penuh haru.

Apresiasi senada juga datang dari pihak sekolah. Kepala Sekolah SDN 5 MCT, Ucu Sulasiah, menegaskan bahwa faktor ekonomi kerap menjadi penghalang terbesar anak-anak dalam menuntaskan wajib belajar.

“Kami sangat bersyukur atas intervensi PIP Aspirasi ini. Kehadiran bantuan finansial ini menjadi oase yang memastikan operasional belajar siswa tidak terganggu. Kami berkomitmen memonitor agar pemanfaatan dana ini benar-benar tepat sasaran untuk keperluan akademik siswa,” pungkas Ucu.(red)