SERANG (siberone.co.id) – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mendorong batik Kaserangan dan kopi unggulan Kabupaten Serang semakin berkembang hingga menembus pasar global. Dukungan akses ekspor, permodalan, serta peningkatan kualitas produk menjadi kunci agar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mampu bersaing.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Hal tersebut disampaikan Ratu Zakiyah saat menghadiri Gebyar Produk Ekspor di Swiss-Belinn Hotel, Cikande, Selasa (3/11/2026).

Menurutnya, Kabupaten Serang memiliki berbagai produk UMKM berkualitas yang berpotensi dipasarkan lebih luas. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong pelaku usaha agar memenuhi standar kualitas, kemasan, perizinan, dan kepastian pasokan.

“Kami ingin memastikan bahwa UMKM yang ada di wilayah Kabupaten Serang Insya Allah berkembang pesat dan produk yang dimiliki sesuai dengan persyaratan yang ditentukan perusahaan bila ingin dipasarkan lebih luas,” ujar Ratu Zakiyah.

Ia juga meminta dukungan Bea Cukai dalam memberikan pendampingan dan kemudahan bagi UMKM, khususnya eksportir pemula. Dukungan perbankan dalam akses permodalan juga dinilai penting untuk mempercepat pengembangan usaha.

Ratu Zakiyah menyebutkan, sejumlah produk kopi Kabupaten Serang telah menembus pasar ekspor. Sementara itu, batik Kaserangan terus didorong untuk memperkuat pasar lokal sebelum merambah pasar internasional.

Bupati pun mengajak perusahaan dan masyarakat untuk bangga menggunakan produk lokal, terutama batik Kaserangan yang memiliki 12 motif.

“Kalau bukan kita sendiri yang mencintai produk kita, yang membanggakan produk kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?” tegasnya.

Kepala Diskoumperindag Kabupaten Serang Adang Rachmat menambahkan, Gebyar Produk Ekspor menjadi kesempatan bagi UMKM untuk belajar langsung dari perusahaan yang telah berhasil menembus pasar internasional.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 69 perusahaan ekspor turut diundang. Berbagai produk yang dipasarkan ke luar negeri di antaranya sedotan plastik, keramik, hingga sepeda.

Adang juga menyampaikan bahwa Pemkab Serang memberikan bantuan gerobak kopi lengkap dengan peralatan kepada para barista. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendorong pengembangan usaha kopi lokal.

Secara simbolis, bantuan gerobak kopi diserahkan kepada lima barista yang telah mengikuti pelatihan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Serang.

Melalui penguatan kualitas produk, akses permodalan, dan perluasan pasar, Pemkab Serang berharap UMKM lokal semakin berdaya dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian masyarakat.
( ADV)