SERANG, (siberone.co.id) – Pemerintah Provinsi Banten terus memperkuat upaya menjaga daya beli masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Salah satunya diwujudkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten dengan menggelar pasar murah khusus bagi komunitas ojek online (ojol), Rabu (15/7/2026), di Kantor UPT Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (PSMB) Pakupatan, Kota Serang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok sekaligus memberikan bantuan nyata kepada kelompok masyarakat yang setiap hari berperan penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten, Dr. Iwan Hermawan, ST., MM, mengatakan pasar murah merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Banten terhadap masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online yang menjadi salah satu sektor informal dengan kontribusi besar terhadap pelayanan publik dan perekonomian daerah.

Menurutnya, para pengemudi ojek online menghadapi tantangan ekonomi yang tidak ringan, mulai dari fluktuasi pendapatan hingga meningkatnya kebutuhan hidup. Karena itu, pemerintah hadir melalui program yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Program pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Banten agar masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online, dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Iwan Hermawan.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut diharapkan mampu membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga para pengemudi ojol. Dengan pengeluaran kebutuhan pokok yang lebih ringan, mereka dapat mengalokasikan pendapatan untuk kebutuhan lain, seperti pendidikan anak, kesehatan keluarga, maupun kebutuhan produktif lainnya.

Dalam pelaksanaannya, Disperindag menyediakan berbagai komoditas kebutuhan pokok dengan harga yang berada di bawah harga pasar. Kebijakan ini menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan pangan dengan harga yang terjangkau.

Lebih dari sekadar kegiatan sosial, pasar murah juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga keseimbangan pasokan dan distribusi barang kebutuhan pokok. Melalui intervensi tersebut, pemerintah berharap gejolak harga di pasar dapat diminimalkan sehingga inflasi tetap terkendali.

Sejak pagi hari, ratusan pengemudi ojek online tampak memadati lokasi kegiatan. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa program seperti ini masih sangat dibutuhkan, terutama bagi masyarakat yang menggantungkan penghasilan pada sektor jasa transportasi berbasis aplikasi.

Para peserta mengaku terbantu dengan adanya pasar murah karena dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan dibandingkan membeli di pasar umum. Penghematan tersebut dinilai sangat berarti di tengah kebutuhan hidup yang terus meningkat.

Perwakilan komunitas ojek online juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Banten dan Disperindag atas perhatian yang diberikan kepada para pengemudi. Menurut mereka, program tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah hadir dan memahami kebutuhan masyarakat yang bekerja di sektor informal.

Bagi Disperindag Provinsi Banten, kegiatan pasar murah tidak hanya bertujuan memberikan bantuan ekonomi jangka pendek, tetapi juga memperkuat hubungan kemitraan antara pemerintah dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan ketahanan ekonomi daerah yang lebih kuat melalui keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Ke depan, Disperindag Provinsi Banten berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, terutama dalam menjaga stabilitas pasokan, mengendalikan harga kebutuhan pokok, serta memperluas akses masyarakat terhadap komoditas pangan dengan harga yang terjangkau.

Melalui langkah tersebut, Pemerintah Provinsi Banten berharap manfaat pembangunan ekonomi dapat dirasakan secara lebih merata, sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat dan menjaga daya beli sebagai salah satu fondasi pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.