LEBAK, (siberone.co.id) – Sebanyak 34 kelompok peternak rakyat di Kabupaten Lebak, Banten akan menerima bantuan domba Garut untuk meningkatkan populasi binatang sehingga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi di daerah itu.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kepala Bidang Produksi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Lebak Irvan Pramerta di Lebak, Kamis, mengatakan pemerintah daerah memfokuskan penanganan percepatan penghapusan miskin rentan dan miskin ekstrem , sesuai Instruksi Presiden Nomor 8 tahun 2025. Karena itu, pihaknya menyalurkan bantuan domba guna meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat.

Mereka peternak yang menerima bantuan itu dari keluarga desil 1 dan 2 atau miskin rentan dan miskin ekstrem di sejumlah daerah.
Penyaluran bantuan domba sebanyak 766 ekor untuk 46 kelompok usaha peternakan dan per kelompok masing-masing menerima sebanyak tujuh ekor betina dan satu ekor jantan dengan anggota berkisar 10 sampai 15 orang.katanya

Saat ini, kata dia, harga domba Garut di pasaran berkisar Rp2,5 juta sampai Rp7 juta per ekor, sehingga dipastikan dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat.

“Kami menyalurkan bantuan domba itu tahun ini dan ditargetkan ke depan Kabupaten Lebak sebagai sentra domba, sehingga dapat memenuhi ketersediaan daging domba. Sebab, saat ini kebutuhan domba masih didatangkan dari Cianjur dan Garut, Jawa Barat, terutama untuk memenuhi pada Hari Raya Idul Adha,” katanya menjelaskan.

Ia mengatakan, populasi domba di Kabupaten Lebak sampai Maret 2026 sebanyak 62.482 ekor dan kambing 44.049 ekor serta setiap tahun mengalami peningkatan, namun tidak signifikan.
Pemerintah daerah juga mengoptimalkan pembinaan kepada kelompok peternak juga peningkatan sumber daya manusia (SDM) peternak domba Garut melalui bimbingan teknis (Bimtek) agar pengembangan usaha ternak tumbuh dan menggulirkan perputaran uang.

Selain itu juga petugas akan melakukan pendampingan dengan mendatangi kelompok-kelompok peternak untuk memberikan suplemen dan obat juga pemeriksaan kesehatan ternak domba Garut tersebut.

“Kami mendorong populasi ternak domba dan kambing meningkat, sehingga dapat mewujudkan swasembada daging, sekaligus memutus mata rantai kemiskinan,” kata Irvan.

Ahmad, seorang peternak domba warga Gunungkencana mengatakan, pihaknya merasa bersyukur adanya bantuan program domba Garut dari pemerintah daerah guna meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat, sekaligus menghapus kemiskinan ekstrem.

“Kami berharap bantuan domba Garut dapat berkembang biak, sehingga bisa menggulirkan ekonomi masyarakat,” katanya.