SERANG, (siberone.co.id) – Komisi V DPRD Provinsi Banten saat ini sedang memantau secara ketat pelaksanaan rekrutmen pegawai di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilograng dan RSUD Labuan. Tahapan terbaru dari rekrutmen ini adalah ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT), dengan total pendaftar mencapai lebih dari 5.600 orang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sekretaris Komisi V DPRD Banten, Rifky Hermiansyah, menyatakan komitmennya untuk memastikan bahwa rekrutmen pegawai di kedua rumah sakit tersebut berjalan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada praktik “titip-menitip” dalam proses seleksi ini.

“Alhamdulillah, RSUD Cilograng dan Labuan telah memasuki tahap baru dalam pengembangan mereka dengan dibukanya rekrutmen pegawai. Kami di Komisi V bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) telah bersepakat untuk memastikan tidak ada pungutan ilegal, apalagi titipan dari pejabat atau kelompok tertentu,” ungkap Rifky, beberapa waktu lalu.

Rifky menambahkan bahwa seluruh tahapan seleksi harus dapat diakses oleh masyarakat luas, mengingat tingginya minat dari para pelamar. Dengan lebih dari 5.600 pendaftar, ia menekankan bahwa proses ini menjadi perhatian besar bagi masyarakat.

Selain itu, Rifky juga memberikan apresiasi atas kebijakan afirmasi bagi putra daerah, yang memberikan tambahan nilai sebesar 30 persen bagi pelamar asal Kabupaten Lebak dan Pandeglang. Menurutnya, kebijakan ini memberikan peluang lebih bagi putra daerah untuk berkontribusi di rumah sakit yang berada di wilayah mereka.

“Ini adalah langkah positif untuk mendorong partisipasi putra daerah. Namun, kami terus mengingatkan pihak-pihak terkait, termasuk Pj Sekda, untuk tetap mengawasi agar proses ini berjalan lancar dan tanpa kendala,” tambah Rifky.