SERANG, (siberone.co.id) – Penulis : Astrid Intan Prameswari
Dosen Pembimbing : Angga Rosidin, S.I.P., M.A.P.,
Kepala Program Studi :Zakaria Habib Al- Ra’zie, S.I.P., M.Sos
Program Studi Administrasi Negara Universitas Pamulang, Serang
Provinsi Banten memiliki potensi besar dalam bidang ekonomi, akan tetapi masih harus menghadapi persoalan kemiskinan multidimensi. Kesenjangan dalam akses terhadap Pendidikan, Kesehatan dan standar hidup layak masih diharapkan oleh sebagian masyarakat, terutama kelompok rentan di sejumlah wilayah.
Kabupaten serang menjadi salah satu daerah yang masih mencatat tingkat kemiskinan relative tinggi. Kondisi ini menunjukan bahwa pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat. Sehingga perlu diadakan nya intervensi kebijakan yang lebih transparan.
Untuk mengurangi angka kemiskinan, perintah memberikan beberapa program bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Program Non Tunia (BPNT) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Tujuan diadakannya program ini untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-har, meningkatkan kemampuan membeli, serta memperluas akses terhadap layanan seperti Pendidikan dan Kesehatan.
Kesejahteraan masyarakat menunjukkan sejauh mana kualitas hidup mereka, yang mencakup berbagai aspek seperti ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan akses terhadap layanan publik . Dalam konteks ini , bantuan sosial sangat penting karena membantu mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat, terutama bagi kelompok yang lebih rentan, secara berkelanjutan.
Meskipun begitu, pelaksanaan bantuan sosial dilapangan masih menghadapi masalah, beberapa masalah yang dialami seperti ketepatan sasaran penerima, penyaluran yang terhambat, serta pengawasan yang kurang sering teliti sehingga mempengaruhi efektivitas program tersebut.
Namun demikian, bantuan sosial dinilai tetap memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program ini diharapkan mampu memperbaiki kualitas hidup serta memperluas akses layanan public untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat apabila dilaksanakan secara transparan, tepat sasaran, dan didukung data sosial ekonomi yang akurat serta pendampingan berkelanjutan.

