LEBAK (siberone.co.id) – Operasi pencarian terhadap wisatawan asal Jakarta Selatan yang hanyut terseret ombak di Pantai Pasir Putih (Pasput), Desa Ciparahu, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten, resmi berakhir. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban bernama Putra (22) dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (28/6/2026) sore.
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang setelah tergulung ombak besar saat berenang bersama rekannya, Bilal Darma Asifa (18), yang berhasil menyelamatkan diri pada Sabtu (27/6/2026) sekira pukul 14.00 WIB. Rombongan berjumlah 9 orang tersebut awalnya datang dari Jakarta dengan tujuan utama untuk bersilaturahmi dan berziarah ke rumah kerabat di Kampung Ciganggaeng, Desa Pondokpanjang.
Dikatakan Rizky Dwianto Kasubsie Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Upaya pencarian intensif yang memasuki hari kedua ini membuahkan hasil pada pukul 17.05 WIB. Petugas menemukan jasad warga Jalan Praja Dalam, Kebayoran Lama tersebut mengambang pada jarak sekitar 200 meter dari lokasi awal tempatnya tenggelam.
“Jasad korban langsung dievakuasi menuju Posko SAR untuk diserahterimakan kepada pihak keluarga, lalu dibawa ke RSUD Malingping guna penanganan lebih lanjut,”jelasnya.
Kata Rizky, Operasi SAR berskala besar ini melibatkan sinergi berbagai unsur, mulai dari Unit Siaga SAR Lebak (Basarnas), BPBD Kecamatan Cihara, Polsek Panggarangan, Unit Kodim, PMI, Koordinator Pokdarwis, hingga pemerintah desa setempat. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi ditutup dan seluruh personel dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
“Pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten mengimbau dengan sangat agar seluruh wisatawan selalu meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi rambu larangan petugas saat beraktivitas di sekitar pantai, terutama ketika kondisi gelombang dan arus laut selatan sedang ekstrem,” pungkasnya.(red)


