KOTA TANGERANG, (siberone.co.id) – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang menggelar evaluasi triwulan pertama tahun 2026 bagi seluruh Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) se-Kota Tangerang. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran PSM dalam memastikan program bantuan sosial tepat sasaran sekaligus mempercepat penyebaran informasi kepada masyarakat.
Evaluasi yang berlangsung di Ruang Al Amanah Lantai 5, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, (12/3/26), diikuti oleh Ketua PSM Kelurahan, Kepala Seksi Kemasyarakatan Kecamatan, serta Kepala Seksi Kemasyarakatan Kelurahan dari seluruh wilayah Kota Tangerang.
Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Acep Wahyudi, menegaskan bahwa PSM memiliki posisi penting sebagai ujung tombak pelayanan sosial dan jembatan informasi antara pemerintah dengan masyarakat.
“Hari ini kita melakukan evaluasi triwulan pertama untuk teman teman PSM. Salah satu pembahasan utamanya adalah bagaimana peran serta PSM bagi Pemkot Tangerang, dalam hal ini Dinas Sosial, untuk memberikan informasi secepat mungkin kepada masyarakat melalui berbagai kanal komunikasi,” ujar Acep.
Menurutnya, di era digital saat ini, penyampaian informasi tidak hanya dilakukan secara tatap muka, tetapi juga harus memanfaatkan berbagai platform komunikasi, termasuk media sosial, agar program-program pemerintah dapat diketahui masyarakat secara cepat dan luas.
Saat ini, Kota Tangerang memiliki 990 anggota PSM yang tersebar di seluruh kelurahan. Mereka berperan aktif dalam membantu pemerintah mendata, mendampingi, dan menghubungkan masyarakat dengan berbagai layanan kesejahteraan sosial.
Dalam evaluasi tersebut, Dinas Sosial juga memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya validitas data penerima bantuan sosial. Para PSM diminta untuk selalu melakukan verifikasi dan pemutakhiran data berdasarkan kondisi riil di lapangan guna menghindari kesalahan sasaran dalam penyaluran bantuan.
“Kami berharap teman teman PSM bekerja secara maksimal dan konsisten. Sangat penting untuk melakukan verifikasi data sesuai dengan kondisi existing di lapangan. Jangan ada data yang tidak akurat, sehingga bantuan yang disalurkan Pemkot Tangerang nantinya benar benar tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Acep menambahkan, akurasi data menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan program kesejahteraan sosial. Dengan data yang valid, pemerintah dapat memastikan setiap bantuan diterima oleh warga yang benar benar berhak dan membutuhkan.
Melalui evaluasi rutin ini, Pemerintah Kota Tangerang berharap koordinasi antara Dinas Sosial, PSM, serta unsur pemerintahan di tingkat kecamatan dan kelurahan semakin kuat. Dengan demikian, pelayanan sosial dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain sebagai forum evaluasi, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat komitmen bersama dalam membangun sistem kesejahteraan sosial .**


