Banten (siberone.co.id) – Gubernur Banten Andra Soni mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda agar dapat berkreasi dan berinovasi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Karya, Pentas Seni, Unjuk Kebolehan, Prestasi, serta Dialog Pemuda dan Olahraga (Karnipora) dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tingkat Provinsi Banten di halaman Kantor Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Banten, Kota Serang, Selasa (27/10/2026).

​“Saya menginstruksikan kepada seluruh pemangku kepentingan di Banten untuk memberikan ruang selebar-lebarnya bagi pemuda untuk berkarya,” ujar Gubernur Andra Soni.

​Menurutnya, peringatan Sumpah Pemuda sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini. Persatuan pemuda dinilai sebagai kunci utama dalam menghadapi tantangan era global, selaras dengan tema tahun ini yakni pemuda yang patriotik, gigih, dan berempati untuk Indonesia.

​”Dengan situasi global saat ini, kita membutuhkan persatuan. Pemuda merupakan motor penggerak dari persatuan tersebut,” tegasnya.

​Dalam kesempatan itu, Gubernur Andra Soni menyerahkan penghargaan kepada para pemuda berprestasi di Provinsi Banten, dilanjutkan dengan meninjau berbagai stan pameran. Ia berinteraksi langsung dengan para wirausaha muda serta membeli sejumlah produk inovasi lokal karya pemuda Banten.

​Andra berpesan agar apresiasi yang diraih dapat menjadi motivasi untuk terus menebar manfaat. “Penghargaan bukanlah tujuan utama, melainkan kebermanfaatan. Setiap karya yang dihasilkan diharapkan bermanfaat, baik bagi pemuda itu sendiri maupun lingkungan sekitar” tuturnya.

​Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Banten, Ahmad Syaukani, melaporkan sejumlah program pembinaan kepemudaan yang telah berjalan sejak Juli hingga Oktober 2026.

​“Kami telah melaksanakan beberapa kegiatan, antara lain seleksi Wira Sena Youth Camp dengan mengirimkan empat pemuda terpilih ke Jakarta, seleksi Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) ke Jepang, serta lomba wirausaha muda yang diikuti 170 peserta dan menghasilkan 29 finalis,” jelas Ahmad Syaukani.

​Salah satu penerima penghargaan Pemuda Berprestasi, Sanjayadi (29), merasa termotivasi untuk terus berkarya. Pemuda asal Kecamatan Walantaka, Kota Serang, ini sukses mengembangkan pembibitan buah alpukat dengan sistem okulasi.

​”Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk bekerja lebih keras lagi. Saat ini, saya sedang membudidayakan alpukat di lahan seluas setengah hektare untuk memenuhi kebutuhan pasar di Kota Serang,” ungkap Sanjayadi.