BPJS Ketenagakerjaan berhasil meraih penghargaan 5 Stars Gold dalam ajang Governance, Risk & Compliance (GRC) & Leadership Award 2025 yang digelar di The Westin Hotel, Jakarta.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam acara tersebut, BPJS Ketenagakerjaan membawa pulang tiga penghargaan sekaligus, yaitu The Best Overall for GRC Performance Excellence 2025, The Best Corporate in Good Corporate Governance 2025, serta The Best Chief Financial & Risk Management Officer 2025.

Penghargaan The Best Chief Financial & Risk Management Officer 2025 yang diberikan kepada Asep Rahmat Suwandha, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko BPJS Ketenagakerjaan, menjadi bukti bahwa pengelolaan aspek keuangan dan risiko di institusi ini berjalan dengan hati-hati, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Di bawah arahan Asep, BPJS Ketenagakerjaan mampu menjaga kesehatan keuangan sekaligus memastikan implementasi prinsip Governance, Risk, and Compliance (GRC) secara konsisten. Hal ini turut mengantarkan BPJS Ketenagakerjaan meraih dua penghargaan lainnya, yakni The Best Overall for GRC Performance Excellence 2025 dan The Best Corporate in Good Corporate Governance 2025.

Pengakuan tersebut menegaskan keberhasilan lembaga ini dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik, manajemen risiko yang andal, dan kepatuhan yang berkesinambungan di seluruh unit kerja.

Prestasi tersebut juga menunjukkan komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam menjaga kepercayaan publik melalui praktik good governance. Ajang GRC & Leadership Award 2025 sendiri merupakan hasil penilaian ketat oleh dewan juri yang menyeleksi lebih dari 300 perusahaan dari beragam sektor industri di Indonesia.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko BPJS Ketenagakerjaan, Asep Rahmat Suwandha, mengapresiasi penghargaan yang diraih. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari kerja organisasi yang menjunjung tinggi integritas dan akuntabilitas.

“Penerapan GRC di BPJS Ketenagakerjaan bukan sekadar kewajiban, tetapi menjadi fondasi dalam setiap pengambilan keputusan dan operasional kami. Penghargaan ini memacu kami untuk terus membangun organisasi yang transparan dan berintegritas,” ujar Asep.

Sebagai badan hukum publik yang mengelola program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan menerapkan GRC sebagai strategi dalam memastikan tata kelola yang kuat, pengelolaan risiko yang efektif, serta kepatuhan terhadap peraturan, termasuk Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021.

Asep menambahkan capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mengelola sumber daya dan risiko secara optimal. “Kami selaku lembaga yang mengelola dana pekerja Indonesia akan terus memastikan setiap kebijakan dan pengelolaan keuangan berjalan sesuai prinsip governance, risk, dan compliance yang transparan dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta, Deny Yusyulian, menyampaikan apresiasi sekaligus rasa bangga atas capaian BPJS Ketenagakerjaan yang kembali meraih penghargaan bergengsi dalam ajang GRC & Leadership Award 2025.

Menurutnya, deretan penghargaan tersebut menunjukkan konsistensi lembaga dalam menjaga tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan yang kuat. Ia menilai capaian ini bukan hanya menegaskan kualitas kinerja internal, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa transformasi yang dijalankan selama ini benar-benar memberikan hasil positif.

Deny menuturkan prestasi beruntun yang diraih BPJS Ketenagakerjaan sangat bermanfaat dalam memperkuat citra positif lembaga di mata publik. Reputasi yang baik, kata Deny, merupakan faktor penting dalam menjaga kepercayaan peserta, pemberi kerja, maupun masyarakat. Oleh karena itu, setiap penghargaan yang diterima tidak hanya menjadi kebanggaan internal, tetapi juga menyampaikan pesan BPJS Ketenagakerjaan dikelola secara profesional, akuntabel, dan transparan.

Lebih jauh, Deny menekankan citra positif memiliki peran strategis dalam menghadapi tantangan besar lembaga, terutama terkait percepatan perluasan cakupan kepesertaan menuju universal coverage.

Untuk mewujudkan perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja Indonesia, BPJS Ketenagakerjaan memerlukan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat. Kepercayaan publik menjadi fondasi penting yang mendorong semakin banyak pekerja formal maupun informal bergabung dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan. “Kepercayaan publik adalah modal utama kami. Penghargaan ini menjadi bukti keseriusan kami dalam menjalankan institusi agar tetap bertata kelola baik, dan kepercayaan publik tetap terjaga,” ujar Deny.

Dilokasi yang berbeda Brian Aprinto, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Salemba turut menyampaikan apresiasi nya atas capaian penghargaan 5 Stars Gold dalam ajang Governance, Risk & Compliance (GRC) & Leadership Award 2025. Brian menyampaikan ” Penghargaan GRC & Leadership Award merupakan salah satu bukti kepercayaan publik atas pengelolaan program jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga diharapkan masyarakat semakin yakin atas pengelolaan dana mereka dan semakin banyak pekerja terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan”.