‎Serang, Banten (siberone.co.id) — Dalam rangka penguatan ekonomi pesantren berbasis potensi lokal, dosen dan mahasiswa Universitas Serang Raya (UNSERA) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Pondok Pesantren Al-Irsyad Banten. Kegiatan ini menjadi bagian dari inisiasi program Pesantrenpreneur melalui pembentukan Badan Usaha Milik Pesantren (BUMPES), yang mengusung inovasi produk lokal unggulan berupa emping ceplis varian rasa, berbasis potensi melinjo di wilayah Waringinkurung. Program ini bertujuan untuk membangun ekosistem wirausaha yang tumbuh dari lingkungan pesantren guna mendukung kemandirian ekonomi santri dan masyarakat sekitar.

‎Kegiatan yang berlangsung dengan antusias ini turut dihadiri oleh tokoh penting dari pesantren Al-Irsyad Banten dan kampus UNSERA. Hadir dalam kesempatan tersebut, K.H. Bukhari Arsyad, selaku Pimpinan Yayasan Al-Irsyad Banten, Ust. Feri Hidayat, M.Pd, selaku Pimpinan Pondok Pesantren Al-Irsyad Banten, serta Rektor Universitas Serang Raya, Dr. H. Abdul Malik, M.Si.
‎Dalam sambutannya, K.H. Bukhari Arsyad menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyatakan,

‎“Saya sangat bersyukur dan bangga, karena Pak Rektor sendiri bisa hadir langsung ke Al-Irsyad Banten untuk berbagi ilmunya.”

‎Sementara itu, Rektor UNSERA, Dr. H. Abdul Malik, M.Si, menekankan pentingnya peran pesantren dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis kewirausahaan.

‎“Kami berharap setiap pesantren dapat memiliki badan usaha sendiri sebagai langkah strategis menuju kemandirian pesantren di masa depan.”

‎Pada kesempatan ini, program yang diimplementasikan meliputi pelatihan manajemen organisasi (perusahaan) yang disampaikan langsung oleh Rektor UNSERA, Dr. H. Abdul Malik, M.Si , pelatihan pembukuan sederhana oleh Herman Wijaya, SE., M.Akt., selaku anggota tim pengabdian, serta pemaparan ruang lingkup kegiatan oleh Wahyu Oktri Widyarto, M.T., Ph.D., selaku Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat.

‎Kegiatan ini tidak hanya melibatkan dosen, tetapi juga tiga mahasiswa Universitas Serang Raya, yaitu Mohammad Alam Adeyaka Putra, Muhammad Reza Maulana, dan Rifki Anwar yang aktif berkontribusi dalam proses pelaksanaan pelatihan, fasilitasi kegiatan, dan dokumentasi lapangan.

‎Agenda implementasi berikutnya mencakup pelatihan produksi emping ceplis varian rasa, adaptasi alat penggeprek emping yang ergonomis, dan pelatihan pemasaran digital guna memperluas jangkauan produk.

‎Kegiatan ini merupakan bagian dari program hibah Pengabdian kepada Masyarakat Skim Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Tahun 2025, yang didanai oleh DIKTISAINTEK. Atas dukungan tersebut, tim pengabdian masyarakat menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya.

‎Dengan semangat kolaborasi antara kampus dan pesantren, diharapkan program ini dapat menjadi titik awal kemandirian ekonomi pesantren berbasis potensi lokal yang berkelanjutan. (Humas/Her)

Scroll Untuk Lanjut Membaca