TANGERANG (siberone.co.id) – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki meninjau langsung lokasi kebakaran hebat yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Selasa (07/07/2026). Langkah cepat ini diambil guna memastikan seluruh kekuatan dikerahkan maksimal untuk memadamkan api dan melindungi warga sekitar.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam peninjauan medan tersebut, Irjen Pol Hengki didampingi oleh Bupati Tangerang Drs. Moch. Maesyal Rasyid, Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, serta jajaran TNI dan instansi terkait.

Kebakaran yang terjadi sejak Selasa, 30 Juni 2026 ini tercatat telah menghanguskan sekitar 15 hektare dari total 32 hektare luas lahan TPA. Embusan angin kencang dan cuaca panas ekstrem membuat api yang awalnya muncul di area belakang cepat menjalar ke tumpukan sampah lain.

“Dari hasil pemantauan, terdapat 12 titik api yang teridentifikasi. Alhamdulillah, hingga saat ini 8 titik api telah berhasil dipadamkan, sedangkan sisanya masih dalam proses pendinginan dan penanganan oleh petugas di lapangan,” ujar Kapolda Banten.

Guna menjinakkan sisa bara api, tim gabungan menerjunkan taktik berlapis. Mulai dari pengerahan 10 unit mobil pemadam kebakaran, dukungan helikopter water bombing untuk pengeboman air dari udara, hingga empat unit alat berat (beko) untuk mengurai tumpukan sampah.

Selain fokus pada pemadaman, personel Polri ikut bersiaga penuh mengamankan jalur evakuasi, mengawal distribusi logistik, serta menjaga keamanan pemukiman dan barang-barang berharga milik warga yang ditinggal mengungsi.

Hingga saat ini, dampak asap kebakaran memicu 126 warga mengungsi dan menyebabkan 334 warga terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Kapolda memastikan posko pengungsian dan fasilitas kesehatan berjalan optimal tanpa adanya korban jiwa.

“Kami berkomitmen terus mengawal proses penanganan hingga seluruh titik api padam total. Sinergi terpadu ini menjadi kunci utama meminimalkan dampak bagi masyarakat,” pungkas Irjen Pol Hengki.(red)