SERANG – (siberone.co.id) – Ketua Pimpinan Daerah Keluarga Besar Putra Putri Polri (PD KBPP Polri) Provinsi Banten, Ade Aryanto mendukung keputusan Ketua Umum KBPP Polri, yang membatalkan Musda V KBPP Polri Sulawesi Utara, Selasa malam (30/11/2021). Menurut Ade, keputusan Ketum KBPP Polri, Evita Nursanty, sudah sangat tepat, untuk menjaga marwah organisasi dan institusi Polri.
“Banten mendukung keputusan ketua umum karena kami meyakini, langkah tersebut sebagai upaya menjaga marwah organisasi dan institusi Polri. AD dan ART KBPP Polri harus menjadi pijakan utamq,” ujar Ade, Rabu (1/12/2021)
Sementara Ketua Umum KBPP Polri, Evita Nursanty dalam siaran persnya menjelaskan, dibatalkannya Musda V KBPP Polri Provinsi Sulut, karena pihaknya melihat perjalanan Musda V Sulut, Selasa malam, yang sangat tidak kondusif dan mengarah anarkis.
“Pimpinan Pusat dengan persetujuan Dewan Pembina (Polda Sulut, red) memutuskan utk membatalkan Musda V KBPP Polri Sulut. Keputusan ini dimbil untuk memjaga marwah organisasi dan polda selaku pembina,” tegasnya
Evita mengaku, mencium aroma Musda yang tersusupi kepentingan individu dan kelompok. “Mereka ingin mengubah tatib sidang, padahal sudah sesui AD dan ART orgamisasi. Pemaksaan Perubahan Tatib yang melenceng dari AD ART untuk kepentingan individu, tidak bisa ditolerir,” pungkasnya (red)

