Pandeglang, (siberone.co.id) – Himpunan Mahasiswa Mathla’ul Anwar (HIMMA) UNMA Banten menggelar Kajian Refleksi Sumpah Pemuda 2022 melalui Virtual pada Minggu, (30/10/22). Kajian pada kesempatan ini mengambil tema “Mimbar Pemuda ; Teriakannya Rebahan, Aktivitasnya Perubahan” yang diikuti oleh puluhan mahasiswa, pemuda, dan organisasi kepemudaan lainnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ketua DPW HIMMA Banten, Ahmad Syafaat menyampaikan melihat fenomena kaum muda sekarang ini, sepi makna kering keteladanan. Perayaan sumpah pemuda tak hanya sebatas ceremonial belaka. Ia bermakna mendalam untuk kemajuan dan kedaulatan generasi muda. Jika kita refleksi, Apakah kaum muda hari ini sudah berdaulat di kaki sendiri? nyatanya pemuda harus terus menggali potensi dan menghadapi tantangan besar. Tantangan besar adalah arus modernisasi.

“Potensi besar pemuda adalah jiwa semangatnya yang mampu menterjemahkan perkembangan zaman, maka skiil kaum muda harus terus di upgraide di era digital dengan mengisi posisi strategis bangsa ini” tegasnya.

Lanjut Syafaat, ada satu hal yang harus di selamatkan dari anak muda yaitu pemikirannya. Pada era digital ini ada pemikiran pemuda yang harus terus diasah atau di ‘upgrade’ diantaranya kemampuan komunikatif, collaboration, critikal thinking dan inovation. Semua itu dapat mendorong kemajuan kaum muda dalam segala bidang, jelasnya.

Penanggap diskusi, Faiz Ahmad Romzi menuturkan menarik ke akarnya pada kajian kalian ini, pada masa muda jika kita meneledani para pendiri Mathla’ul Anwar seperti KH Mas Abdurahman diumur 30 tahun sudah berangkat study ke Mekkah, KH Uwes Abu Baqar diumur 25 tahun didaulat menjadi ketua umum PB Mathla’ul Anwar. Akankah diusia tersebut kita bisa mengikuti jejak langkah perjuangan para pendahulu?, Paparnya.

Direktur Kajian Macs Intitute itu juga menambahkan, Refleksi pemuda ini menjadi dasar pijakan kita dalam berbuat dan berkontribusi kedepan diarus digitalisasi yang serba cepat ini.

Sementara itu, Saepul Rahman selaku Ketua HIMMA UNMA Banten menyampaikan kegiatan Kajian ini terus kita lakukan dalam menggali keilmuan dan menumbuhkan kader-kader yang militan dan visioner.

“Kajian-kajian ini akan terus kami lakukan dan rutinkan dalam menumbuhkan wawasan dan pemahaman kader-kader baik secara daring maupun luring” tutupnya**