Scroll Untuk Lanjut Membaca

Serang, (siberone.co.id) – 22 Oktober 2026 – Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang Serang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) pada Kamis, 22 Oktober 2026, bertempat di Desa Domas, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Banten. Kegiatan bertajuk “Edukasi Pemahaman Konsep Biaya dan Pencatatan Dasar Keuangan Usaha bagi Pelaku UMKM Olahan Pangan di Kabupaten Serang” ini merupakan bentuk kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam meningkatkan literasi keuangan serta kemampuan pengelolaan usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kegiatan PKM ini dilaksanakan dengan bimbingan Nistri Kusumawardana, S.E., M.Ak. dan Tiyas Puji Utami, S.Ak., M.Ak., selaku dosen pembimbing dari Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang Serang, yang berkolaborasi dengan mahasiswa dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu akuntansi yang diperoleh selama perkuliahan dalam membantu menyelesaikan permasalahan nyata yang dihadapi pelaku UMKM.
Kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya pengelolaan biaya produksi dan pencatatan keuangan sederhana dalam menjalankan usaha. Melalui kegiatan tersebut, para pelaku UMKM diberikan pengetahuan mengenai cara mengidentifikasi komponen biaya produksi, menghitung harga pokok produk, menentukan harga jual yang tepat, serta melakukan pencatatan pemasukan dan pengeluaran usaha secara sistematis.
Edukasi ini menjadi penting mengingat sebagian pelaku UMKM masih menjalankan usahanya dengan sistem pengelolaan keuangan yang sederhana dan belum sepenuhnya memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha. Kondisi tersebut dapat menyulitkan pelaku usaha dalam mengetahui keuntungan yang sebenarnya diperoleh serta mengevaluasi perkembangan usaha secara berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, dosen dan mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang Serang berkolaborasi memberikan materi yang bersifat praktis dan mudah dipahami. Peserta diperkenalkan dengan contoh perhitungan biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya operasional lainnya yang berkaitan langsung dengan kegiatan produksi olahan pangan. Selain itu, peserta juga memperoleh edukasi mengenai pentingnya pencatatan transaksi harian sebagai dasar dalam mengambil keputusan bisnis.

Salah satu potensi UMKM yang menjadi perhatian dalam kegiatan ini adalah usaha olahan pangan milik Ibu Bakiyah, pelaku UMKM di Desa Domas. Usaha tersebut memiliki peluang untuk berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas, tidak hanya melalui penjualan di lingkungan sekitar, tetapi juga melalui jaringan pemasaran modern seperti minimarket dan supermarket.

Untuk dapat memasuki pasar yang lebih besar, pelaku UMKM perlu mempersiapkan berbagai aspek usaha, termasuk konsistensi kualitas produk, kemasan yang menarik, kelengkapan perizinan, kapasitas produksi, serta pengelolaan biaya dan keuangan yang baik. Oleh karena itu, pemahaman mengenai perhitungan biaya produksi dan penentuan harga jual menjadi salah satu langkah penting agar produk yang dihasilkan mampu bersaing di pasar modern.

Melalui edukasi yang diberikan, usaha milik Ibu Bakiyah diharapkan dapat semakin berkembang dengan sistem pengelolaan usaha yang lebih tertata. Pencatatan keuangan yang baik juga dapat membantu pelaku usaha dalam mengevaluasi keuntungan, merencanakan kebutuhan modal, serta menentukan strategi pengembangan usaha untuk memperluas jangkauan pemasaran.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa pengembangan UMKM tidak hanya bergantung pada kemampuan menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga membutuhkan kemampuan manajerial, khususnya dalam pengelolaan biaya dan informasi keuangan. Dengan pengelolaan keuangan yang lebih baik, pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan efisiensi produksi, menjaga keberlanjutan usaha, dan memperkuat daya saing produknya.
Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam kegiatan PKM ini juga menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat. Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menerapkan ilmu akuntansi secara langsung, sementara pelaku UMKM mendapatkan pengetahuan praktis yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Nistri Kusumawardana, S.E., M.Ak. dan Tiyas Puji Utami, S.Ak., M.Ak. bersama mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang Serang berharap edukasi yang diberikan dapat membantu pelaku UMKM Desa Domas menjadi lebih mandiri, profesional, dan berdaya saing. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong produk-produk lokal agar mampu berkembang dan memiliki peluang lebih besar untuk memasuki pasar regional maupun jaringan ritel modern.