*POLRES SERKOT,(Siberone.co.id) | Personil Polsek Waringinkurung Polres Serkot Polda Banten Brigadir Ragil Nuryanto, S.H melaksanakan pengaturan lalu lintas (Gatur lalin) di depan Pasar Waringinkurung, Sabtu (12/03/2022).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pengaturan pagi, personil Polsek Waringinkurung Polres Serkot dalam mengantisipasi kecelakaan dan rawan kemacetan. Selain pengaturan Lalin, Personil juga melakukan teguran bahkan tindakan kepada pengunjung pasar yang tidak memakai Masker demi keselamatan diri sendiri di karenakan masa pandemi belum berakhir wajib mengikuti prokes 5M.

Kapolsek Waringinkurung Polres Serkot AKP Engking Yudhiana menyampaikan bahwa pengaturan lantas pagi hari merupakan kegiatan rutin yang terus dilaksanakan setiap hari pasar pagi dikarenakan pada pagi hari aktifvitas masyarakat sangat meningkat khususnya dalam penggunaan kendaraan bermotor. Pengaturan Pagi ini bertujuan memberikan pelayanan kepada masyarakat dan memberi rasa aman kepada para pengguna jalan agar terhindar dari kecelakaan sehingga aktifitasnya dapat berjalan aman dan lancar” , tuturnya.

Di samping itu kehadiran Kepolisian di tengah – tengah masyarakat sangat di butuhkan terlebih lagi posisi letak pasar waringinkurung cukup menjangkau dari tingkat perkampungan dan perumahan.kata kapolsek waringinkurung.

Salah seorang pengunjung pasar bernama Soni memberikan apresiasi kepada personil polsek waringinkurung meskipun di tengah pandemi ini kegiatan kepolisian masih tetap berjalan dan terus tingkatkan baik dari sektor kemanan dan kenyamanan merasa di lindungi allhamdulilah untuk tindak kejahatan semenjak ada petugas yang mengatur lalulintas kecelakaan sudah jarang terjadi dan tindakan kriminal lainnya juga sudah tidak nampak lagi terjadi kembali di pasar. Ungkap Soni.

Kapolsek menambahkan “Kegiatan anggotanya guna menciptakan situasi yang nyaman dan aman itu terlepas berkat bekerja sama yang baik antara petugas yang berjaga maupun kepada masyarakat masih tetap menjunjung tinggi peraturan yang berlaku tanpa ada kesadaran masyarakat ini semua tidak mungkin tercipta dengan baik.” tutup AKP Engking Yudhiana.