Jakarta, Siberone.co.id – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Salemba menggelar kegiatan Gathering Peserta di Aroem Resto, Jakarta, yang dihadiri oleh perwakilan perusahaan peserta Program Penerima Upah (PU) dan sektor Jasa Konstruksi (Jakon). Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat hubungan kemitraan sekaligus meningkatkan pemahaman peserta mengenai manfaat program BPJS Ketenagakerjaan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Salemba, Widodo, menyampaikan bahwa di tengah tren kenaikan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR), pekerja dapat memanfaatkan Program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan yang disediakan BPJS Ketenagakerjaan sebagai salah satu solusi pembiayaan hunian yang lebih terjangkau.

“Program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) merupakan bentuk komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam mendukung kesejahteraan pekerja. Melalui fasilitas pembiayaan perumahan dengan suku bunga yang kompetitif, peserta memiliki kesempatan yang lebih besar untuk memiliki rumah meskipun kondisi suku bunga KPR sedang mengalami peningkatan,” ujar Widodo.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan informasi mengenai berbagai manfaat MLT, mulai dari Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP), hingga Kredit Renovasi Perumahan (PRP). Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan program oleh pekerja yang telah memenuhi persyaratan kepesertaan.

Selain membahas Program MLT, BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Salemba juga memberikan pembekalan kepada peserta sektor Jasa Konstruksi terkait pentingnya pendataan pekerja melalui mekanisme By Name By Address (BNBA). Pendataan yang akurat menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh pekerja proyek memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Widodo menegaskan bahwa perusahaan pelaksana proyek perlu melakukan pembaruan data pekerja secara berkala, termasuk pekerja harian dan kuli bangunan yang terlibat dalam proyek konstruksi.

“Melalui data BNBA yang valid dan mutakhir, seluruh pekerja proyek dapat terlindungi dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Dengan perlindungan tersebut, pekerja akan mendapatkan manfaat jaminan apabila mengalami risiko kecelakaan kerja maupun risiko lainnya selama proyek berlangsung,” tambahnya.

Melalui kegiatan gathering ini, BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Salemba berharap semakin banyak pekerja yang memanfaatkan Program MLT serta meningkatnya kepatuhan pelaksana jasa konstruksi dalam mendaftarkan seluruh pekerjanya. Langkah ini sejalan dengan upaya BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan menyeluruh bagi pekerja Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan mereka beserta keluarganya.