Scroll Untuk Lanjut Membaca

Bandar Lampung, Gelora kecintaan terhadap budaya kembali bergema di tanah perantauan. Pagelaran Seni Budaya Karo yang digelar di Gedung Cio-Cio Merga Silima, Bandar Lampung, sukses menyatukan ratusan masyarakat Karo dan lintas etnis dalam sebuah pesta budaya yang sarat makna.

Acara ini diinisiasi oleh Perpulungen Marga Tambar Malem, Anak beru dan didukung penuh oleh Karo Foundation serta menghadirkan deretan tokoh nasional dan daerah, termasuk Ketua Umum Karo Foundation, Letjen TNI (Purn) Musa Bangun dan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. Jumat 3/10/2025

Dalam sambutannya yang penuh semangat, Letjen TNI (Purn) Musa Bangun menekankan bahwa pelestarian budaya bukan hanya untuk Hiburan , melainkan untuk memperkuat karakter bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

“Pagelaran ini adalah wadah pelestarian dan pengenalan kekayaan budaya Karo. Kita ingin menumbuhkan cinta Tanah Air lewat budaya. Ini bukan sekadar hiburan, tapi pengingat jati diri,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Karo Foundation berkomitmen terus mendukung kegiatan kebudayaan di manapun komunitas Karo berada.

Musa Bangun berharap agar masyarakat karo yang di lampung mendorong generasi muda untuk aktif melestarikan warisan budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter bangsa.

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutannya memberikan apresiasi besar kepada masyarakat Karo atas peran mereka menjaga kekayaan budaya di Provinsi Lampung.

“Saya bangga, karena suku Karo turut memperkuat identitas adat dan budaya di Lampung. Ini bukti cinta kita terhadap Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika,” ucapnya.

Selama dua hari, penonton disuguhkan beragam pertunjukan khas Karo yang menggugah semangat dan rasa bangga, mulai dari tarian tradisional, pertunjukan musik etnik, hingga peragaan pakaian adat yang kaya simbol dan sejarah.

Antusiasme pengunjung yang memadati lokasi acara menunjukkan bahwa budaya Karo masih hidup dan dicintai, bahkan di tanah rantau.

Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi berbagai tokoh dari kalangan militer, pemerintahan, hingga tokoh masyarakat. Beberapa di antaranya:
Tuhu Bangun Region Head PTPN I Regional 7,
Mayjen (Purn) Frasen Siahaan, Edy Siahaan, Hasan Londang, Brigjen (Purn) Anas, Surya Darma Siregar, Kol (Purn) Viker Hutasoit,
Sekjen Karo Foundation Analgin Ginting,
Bendahara Nehseh Bangun dan keluarga,
Kepala BNN Provinsi Lampung Kombes Pol Sakeus Ginting, S.I.K., M.H.

Ditempat yang sama Ketua panitia, Mahendra Sebayang, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi.

“Kami bangga melihat antusiasme masyarakat. Kehadiran para tokoh membuktikan bahwa budaya Karo masih hidup dan terus berkembang,” ujarnya.

Pagelaran ini menegaskan bahwa budaya bukan hanya warisan masa lalu, melainkan kekuatan masa depan. Suku Karo di Lampung menunjukkan bahwa meski hidup di perantauan, semangat menjaga identitas tetap menyala,” Ujar Mahendra Sebayang.(Bgn)