LEBAK, (siberone.co.id) – Program Pemeliharaan Jaringan Irigasi Tersier di Desa Gumuruh, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten menunjukkan progres positif. Memasuki hari ke-10, proyek vital untuk sektor pertanian ini berjalan lancar dan dipastikan memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) demi meningkatkan produktivitas panen masyarakat setempat.

Kegiatan krusial ini dilaksanakan oleh Kelompok Tani Kahuripan 2 dengan memanfaatkan anggaran APBN Kementerian Pertanian Direktorat Jenderal Lahan Dan Irigasi Pertanian Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp 100.000.000,-. Berdasarkan pantauan langsung di titik koordinat -6.4213110555, 106.07871989E pada Jum’at (7/8), fisik dinding saluran irigasi sudah mulai terbentuk kokoh dan aliran air sudah berfungsi normal.

Saluran air yang sebelumnya kotor dan tersumbat kini tampak bersih dengan tinggi pembersihan mencapai 50 hingga 60 sentimeter. Unit Pengelola Keuangan dan Kegiatan (UPKK), Tomi, menegaskan bahwa seluruh proses pengerjaan di lapangan diawasi secara ketat agar kedalaman, ketinggian, dan kualitas bangunan sepenuhnya sesuai dengan spesifikasi teknis yang berlaku. Melalui normalisasi irigasi tersier ini, distribusi air ke area persawahan warga Desa Gumuruh dipastikan menjadi lebih lancar dan merata(Hd)

Scroll Untuk Lanjut Membaca