PANDEGLANG, Siberone.co.id – BPJS Ketenagakerjaan melakukan monitoring dan evaluasi mengenai pelaksanaan Jasa Konstruksi yang ada di wilayah Kabupaten Pandeglang. Selasa, 24 Februari 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Turut hadir dalam monitoring dan evaluasi pelaksanaan Jasa Kontruksi ini ialah Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Banten Eko Yuyulianda, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang Uus Supriyadi, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pandeglang Muhamad Syahrial Firman.

Saat ditemui, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Banten Eko Yuyulianda mengatakan bahwa monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk memastikan setiap pekerja jasa kontruksi yang ada di wilayah Kabupaten Pandeglang terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Hari ini kami BPJS Ketenagakerjaan bersama Bupati Pandeglang Ibu Raden Dewi Setiani melakukan monitoring mengenai pelaksanaan perlindungan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja jasa kontruksi yang ada di wilayah Kabupaten Pandeglang,” kata Eko.

Selain itu, Eko menjelaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran para pekerja dan perusahaan konstruksi mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial, khususnya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

“Dan kalo sesuai aturan, perusahaan konstruksi wajib mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga melalui kegiatan hari ini kami mendorong agar seluruh pekerja jasa kontruksi yang ada di Kabupaten Pandeglang dapat terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Eko menyebutkan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan memberikan perlindungan finansial bagi pekerja dan keluarganya jika terjadi risiko kecelakaan kerja atau kematian saat bekerja. “Karena dengan adanya jaminan sosial, pekerja konstruksi dapat bekerja lebih tenang karena merasa terlindungi,” imbuhnya.

Terkahir, Eko mengajak kepada perusahaan jasa konstruksi yang ada di wilayah Kabupaten Pandeglang untuk mendaftarkan pekerjanya dalam program jaminan sosial, termasuk proyek-proyek yang sedang berjalan.

“Dengan adanya kegiatan monitoring ini, diharapkan kesadaran dan kepedulian terhadap perlindungan pekerja konstruksi semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan kerja yang lebih aman dan sejahtera,” tutup Eko.

Untuk diketahui, bahwa di sela-sela kegiatan Monitoring dan Evaluasi pelaksanaan Jasa Kontruksi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan yang telah meninggal dunia.

Adapun penyerahan santunan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Banten Eko Yuyulianda bersama Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani kepada tiga orang ahli waris.