Banten (siberone.co.id) Gubernur Banten Andra Soni menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Lomba Film Pendek dalam rangka Peringatan Hari Air Sedunia Tahun 2026 di Aula Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang, Selasa (9/6/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Lomba film pendek yang diinisiasi Dinas PUPR tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Air Sedunia Tahun 2026. Mengusung tema “Water and Gender”, kompetisi itu diikuti sebanyak 80 peserta dari kategori pelajar, mahasiswa dan kategori umum. Pemberian penghargaan dilakukan pada puncak peringatan Hari Air Sedunia ke-34 yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Anggota Dewan Sumber Daya Air Provinsi Banten Periode 2026–2030.

Dalam kesempatan itu, Andra Soni menilai tema yang diangkat sangat relevan karena perempuan selama ini memiliki peran penting dalam pengelolaan air, terutama di lingkungan keluarga. Menurutnya, karya-karya yang dihasilkan peserta berhasil menggambarkan pentingnya perspektif gender dalam akses dan pengelolaan sumber daya air, sekaligus menjadi media edukasi yang efektif bagi masyarakat.

“Film-film pendek ini bukan sekadar karya seni, tetapi cerminan suara masyarakat,” ujar Andra Soni.

Ia juga mengapresiasi kreativitas para peserta yang mengangkat isu air melalui pendekatan kehidupan sehari-hari. Menurutnya, karya-karya tersebut mengingatkan bahwa akses terhadap air merupakan hak setiap orang dan harus dijaga keberlanjutannya untuk generasi mendatang.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten Arlan Marzan mengatakan lomba film pendek tersebut diselenggarakan sebagai upaya membangun kesadaran publik terhadap pentingnya konservasi air melalui pendekatan kreatif. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan perubahan kepada masyarakat.

“Anak muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga penyampai pesan perubahan,” kata Arlan.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan peringatan Hari Air Sedunia tahun ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa air merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga dari hulu hingga hilir. Selain itu, kegiatan tersebut juga memperkuat peran Dewan Sumber Daya Air Provinsi Banten sebagai forum koordinasi dan rekomendasi kebijakan di bidang sumber daya air, sekaligus mendorong partisipasi generasi muda melalui karya-karya kreatif yang edukatif dan inspiratif.

Pada kategori pelajar dan mahasiswa, juara pertama diraih film dengan judul “Sebelum Waktunya” karya SMAN 3 Kota Serang. Juara kedua diraih “Sa Tetes” dari SMK PGRI 1 Tangerang dan juara ketiga “Bukan Sekadar Tetes” dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Sementara pada kategori umum, film “Nasihat Ibu” karya Sadulur Kreatif berhasil meraih juara pertama, disusul “Tagihan Bulan Ini” karya ADC Banten sebagai juara kedua, serta “Perempuan Penjaga Muara” karya The Sukanda Production sebagai juara ketiga.

Proses penentuan pemenang dilakukan secara ketat melalui beberapa tahapan seleksi. Seluruh karya yang masuk dinilai oleh tiga dewan juri dari unsur profesional dan praktisi yang memiliki kompetensi di bidang perfilman, komunikasi, serta sumber daya air. Penilaian dilakukan berdasarkan kualitas cerita, kreativitas, kekuatan pesan, kesesuaian dengan tema, hingga dampak edukasi yang disampaikan kepada masyarakat.