• Ming. Jun 23rd, 2024

SIBERONE.CO.ID

Media online utama

Kunjungan Kerja Reses di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang, Anggota Komisi III DPR RI: Lapas yang Dulu Bukanlah yang Sekarang

Byadmin siberone

Okt 19, 2021

Tangerang – siberone.co.id
Mengakhiri rangkaian Kunjungan Kerja Resesnya di Lapas Pemuda Kelas II A Tangerang, Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Moh. Rano Al Fath, gelar dengar pendapat dengan jajaran Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang, Selasa (19/10).

Hadir mendampingi Rano Al Fath diantaranya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten, Agus Toyib, Kepala Divisi Keimigrasian, Ahmad Firmansyah, dan Kepala Divisi Pemasyarakatan, Nirhono Jatmokoadi.

Masukan disampaikan oleh Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang, Kadek Anton Budiharta. Kepada Rano Al Fath, Kadek Anton menyampaikan beban kerja di Lapas/Rutan yang seringkali menjadi faktor krusial dalam timbulnya gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas dan Rutan.

“Secara umum, kondisi Lapas dan Rutan di semua wilayah Indonesia mungkin sama. Faktor-faktor krusial yang mungkin terdengar klasik seringkali menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban diantaranya Sumber Daya Manusia (SDM), faktor anggaran serta sarana dan prasarana yang masih sangat minim”, ujarnya.

Berkenaan dengan hal tersebut, Kadek Anton menyampaikan jika dukungan dari Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota sangatlah diharapkan, terlebih para WBP yang saat ini menjalani masa pidana juga merupakan masyarakat yang berdomisili di Wilayah Provinsi Banten ataupun Kota/Kabupaten Tangerang. Menanggapi, Rano Al Fath menyampaikan jika meski Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang berada dalam keterbatasan dan kondisi Lapas yang over kapasitas, namun jajaran sudah bekerja keras dan sangat hebat.

“Jika melihat Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang, tentunya image Lapas/Rutan saat ini tidak seburuk seperti yang dibayangkan atau seperti image Lapas/Rutan di masa lalu. Banyak sekali hal menarik yang ada di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang, ada Pesantren, ada kegiatan pembinaan WBP yang begitu beragam dan lebih hebat lagi adanya Kampus Kehidupan. Ini terobosan yang luar biasa. Dengan begitu kita membuat mereka memiliki kepercayaan diri saat kembali ke masyarakat nanti”, ujar Rano Al Fath. (Humas Kanwil Banten)

Sharing is Caring

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *